Hari demi hari..tak kala aku dibuai mimpi mimpi
Dalam hayalan yang tidak terperi
Sepalit kasih, sekalung cinta
Meniti hari belum tentu tibanya....
Dihati...dikau kian bermaharajalela.,
Terlalu payah untuk kau ku lupa...
Wajah ayumu sering kali menjelma..
...ahh alangkah siksa di persimpangan kasih
...semakin lusoh,semakin pudar dimamah waktu..
Kasih...!
Seharuskah aku merintih,menagih kasih,membelai mesra,
Melepas rasa rindu dendam yang kian membara...
Lalu mengharap pada kasih yang tak kunjung tiba?...
...Aku tidak pasti...sampai bila aku harus berterusan begini..
Kasih sekadar hadir dipersimpangan sepi..
Perlukah merayu...aku jadi buntu dan bercelaru...
Perlukah menangis...tapi tak mahu jadi pengemis...
Perlukah mengenang... kian bertambah nasib malang...
Habis bagaimana harus dipelakukan????.....
Ohh Tuhann..aku benar benar berada dipersimpangan..
Kau bagilah aku kekuatan...
Tambahkan pada ku rasa kecintaan,,,
Ketaqwaan dan ketenangan..Buat jiwa..
Yang dihimpit perasaan...
Kasih dipersimpangan ini...ya tuhan
Aku reda kerna itu qada dan qadar mu...
Aku pasrah kerna pada mu sahaja aku berserah..
Kembalilah jiwa yang tenang...
Kembalilah hati yang tak lagi di rasuk gundah gulana..
Mengabdi diri pada mu yang maha esa ..
Kerna disanalah kita akan dipisahkan...
Dipersimpangan sirotalmustakim...

No comments:
Post a Comment